| Kamis, 22 Juli 2010 06:10 |
|
“Saya tidak bangga jika ada sebuah sekolah yang anak didiknya lulus seratus persen, tetapi dengan jalan mengajarkan mencontek atau membagikan kunci jawaban, tetapi walau tidak lulus seratus persen ada lulusan sekolah itu yang menjadi pengusaha, menteri atau walikota. Yang terpenting dari tujuan pendidikan adalah menjadikan manusia yang utuh, dalam arti cerdas, jujur dan bertakwa” ujar Walikota Sawahlunto Ir.H.Amran Nur dalam acara pembukaan seminar sehari dengan tema Gaya Kepemimpinan dan Keteladanan Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Dengan tujuan menjadikan manusia yang utuh, Ir.H.Amran Nur meminta kepada para Kepala Sekolah untuk mempelajari dan memikirkan budaya yang paling cocok di masing-masing sekolah untuk diterapkan pada Muatan Lokal sehingga sekolah tidak hanya menstransfer Ilmu pengetahuan tetapi juga memberikan pencerdasan emosional dan spiritual kepada anak didiknya.
Dalam seminar yang diikuti 190 orang Kepala Sekolah dari Taman Kanak-kanak hingga SD, SLTP, dan SLTA se Kota Sawahlunto ini Walikota mengungkapkan bahwa Pemko Sawahlunto setiap tahunnya telah menganggarkan dana di APBD untuk pendidikan diatas 25 %, lebih besar dari ketentuan undang-undang, malah untuk tahun 2010 mencapai 29%.
Satu hal yang jarang terjadi di acara seremonial pemerintahan, acara ini dihadiri langsung oleh tiga serangkai pucuk pimpinan , yaitu Walikota juga Wakil Walikota, dan Ketua DPRD. Mungkin hal ini karena tingginya perhatian Pemko terhadap dunia pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Ir.Ali Yusuf menyatakan mutu pendidikan di
“Semoga di tahun 2011 jumlah anak Sawahlunto yang lulus PTN akan terus meningkat, dan anak-anak Sawahlunto menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa” ujar Ali Yusuf. Lebih lanjut ia mengatakan peningkatan mutu pendidikan di sekolah sangat tergantung pada manajemen, kepemimpinan, dan inovasi Kepala Sekolah dalam menangani permasalahan sekolahnya. Juga Kepala Sekolah adalah seorang motivator peningkatan kinerja guru dan motivator bagi anak didiknya dalam mencapai cita-cita.
Seminar bagi kalangan pendidik di |












